Perbedaan Core dan Telcoin: Core diperdagangkan di Rp342,6 (kapitalisasi pasar Rp425,57M, volume 24 jam Rp48,15M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp28,13 (kapitalisasi pasar Rp2,71T, volume 24 jam Rp20,03M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 96,1B / 100B TEL (97%) milik Telcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Telcoin selama 12 Hari.
| CORE | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,57M | Rp2,71T |
Volume (24h) | Rp48,15M | Rp20,03M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →