Perbedaan Core dan Synapse: Core diperdagangkan di Rp340,28 (kapitalisasi pasar Rp425,28M, volume 24 jam Rp48,2M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp1.860 (kapitalisasi pasar Rp430,86M, volume 24 jam Rp198,36M). Perbedaan utamanya: Core dan Synapse berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 233,8M / 250M SYN (94%) milik Synapse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| CORE | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,28M | Rp430,86M |
Volume (24h) | Rp48,2M | Rp198,36M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 233,8M / 250M SYN (94%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →