Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Core dan SuperVerse: Core diperdagangkan di Rp443,5 (kapitalisasi pasar Rp551,71M, volume 24 jam Rp66,61M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.545 (kapitalisasi pasar Rp986,12M, volume 24 jam Rp56,72M). Perbedaan utamanya: SuperVerse lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| CORE | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp551,71M | Rp986,12M |
Volume (24h) | Rp66,61M | Rp56,72M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan di Rp454,97 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp566,63 juta dengan 60% suplai beredar. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan.
SuperVerse (SUPER) saat ini diperdagangkan di Rp1.575 dengan kapitalisasi pasar Rp1,01T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek. Token ini memiliki supply yang beredar 640,2 juta dari total maksimum 1 miliar SUPER (65% sirkulasi), dengan rata-rata hold time 27 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan sinyal bearish 4:9.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada level support kuat di Rp1.471, sementara risiko utama adalah potensi penurunan menuju support level berikutnya jika resistance di Rp1.640 tidak tertembus. Investor perlu memantau volume trading dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi arah trend.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →