Perbedaan Core dan Streamflow: Core diperdagangkan di Rp342,4 (kapitalisasi pasar Rp425,57M, volume 24 jam Rp48,15M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 11,1× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 254,5M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Streamflow selama 28 Hari.
| CORE | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,57M | Rp38,3M |
Volume (24h) | Rp48,15M | Rp1,17M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 254,5M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →