Perbedaan Core dan Storj: Core diperdagangkan di Rp441,1 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp1.316 (kapitalisasi pasar Rp560,26M, volume 24 jam Rp256,36M). Perbedaan utamanya: Core dan Storj berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Storj terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| CORE | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp560,26M |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp256,36M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 37 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →