Perbedaan Core dan Solana Mobile Seeker: Core diperdagangkan di Rp441,9 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Solana Mobile Seeker diperdagangkan di Rp165,95 (kapitalisasi pasar Rp841,25M, volume 24 jam Rp135,64M). Perbedaan utamanya: Solana Mobile Seeker lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Solana Mobile Seeker terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Solana Mobile Seeker selama 8 Hari.
| CORE | SKR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp841,25M |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp135,64M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 5B SKR |
Typical Hold Time | 37 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Solana Mobile Seeker membangun ekosistem mobile terdesentralisasi yang menantang platform mobile konvensional. Didukung arsitektur jaringan TEEPin dan tata kelola komunitas, platform ini menghilangkan gatekeeping app store dan memungkinkan akses langsung antara pengembang dan pengguna ke aplikasi crypto. Solana Mobile Seeker berfokus pada keterbukaan, keamanan, dan kepemilikan oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman SKR →