Perbedaan Core dan Siacoin: Core diperdagangkan di Rp338,13 (kapitalisasi pasar Rp421,7M, volume 24 jam Rp48,87M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp8,4 (kapitalisasi pasar Rp467,31M, volume 24 jam Rp83,83M). Perbedaan utamanya: Core dan Siacoin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Siacoin selama 60 Hari.
| CORE | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,7M | Rp467,31M |
Volume (24h) | Rp48,87M | Rp83,83M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 39 Hari | 60 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →