Perbedaan Core dan Sahara AI: Core diperdagangkan di Rp442,36 (kapitalisasi pasar Rp551,7M, volume 24 jam Rp64,2M), sedangkan Sahara AI diperdagangkan di Rp175,99 (kapitalisasi pasar Rp612,93M, volume 24 jam Rp215,36M). Perbedaan utamanya: Core dan Sahara AI berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 3,5B / 10B SAHARA (35%) milik Sahara AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Sahara AI selama 12 Hari.
| CORE | SAHARA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp551,7M | Rp612,93M |
Volume (24h) | Rp64,2M | Rp215,36M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 3,5B / 10B SAHARA (35%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan di Rp454,97 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp566,63 juta dengan 60% suplai beredar. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan.
Sahara AI saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp182,05 dan market cap Rp638,72 juta. Token menunjukkan sinyal teknis bearish kuat dengan moving averages seluruhnya bearish (0 buy, 13 sell). RSI_6 di 24.17 mengindikasikan oversold, namun ADX menunjukkan tren bearish kuat. Supply yang beredar baru 35% dari total 10 juta token dengan rata-rata hold time 12 hari.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level oversold RSI, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas, volatilitas crypto yang ekstrem, dan ketidakpastian regulasi sektor crypto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Sahara AI adalah platform blockchain AI-native pertama yang memungkinkan siapa saja membuat, berkontribusi, dan memonetisasi pengembangan AI, mendorong aksesibilitas dan kesetaraan di bidang AI. Berdasarkan blockchain Sahara, platform ini menghadirkan Data Services Platform untuk pelabelan data, AI Developer Platform untuk pembuatan dan deployment model, serta pasar AI terdesentralisasi untuk membeli dan menjual dataset, model, agen, dan sumber daya komputasi.
Selengkapnya di halaman SAHARA →