Perbedaan Core dan Oasis Network: Core diperdagangkan di Rp337,39 (kapitalisasi pasar Rp420,12M, volume 24 jam Rp56,65M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp95,68 (kapitalisasi pasar Rp752,16M, volume 24 jam Rp28,19M). Perbedaan utamanya: Oasis Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 7,9B / 10B ROSE (80%) milik Oasis Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Oasis Network selama 60 Hari.
| CORE | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp420,12M | Rp752,16M |
Volume (24h) | Rp56,65M | Rp28,19M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 60 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp339 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini Rp337,06 berada dekat support S1, dengan market cap Rp421,7 juta dan sirkulasi token 60%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp317 jika momentum beli muncul, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (volume rendah) perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci S1 dan R1 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Oasis Network (ROSE) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp92.967 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi moving averages. Token ini memiliki sirkulasi 80% dari total supply 10 juta ROSE dengan rata-rata hold time 60 hari. Market cap mencapai Rp750,56 juta menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dalam ekosistem crypto.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp88, namun ADX mengindikasikan tren kuat yang bisa dimanfaatkan trader. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto kecil dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem Oasis Network untuk meningkatkan utilitas token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →