Perbedaan Core dan Polygon: Core diperdagangkan di Rp342,24 (kapitalisasi pasar Rp425,57M, volume 24 jam Rp48,15M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.335 (kapitalisasi pasar Rp14,25T, volume 24 jam Rp618,41M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 33,5× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Polygon selama 71 Hari.
| CORE | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,57M | Rp14,25T |
Volume (24h) | Rp48,15M | Rp618,41M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 39 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →