Perbedaan Core dan Osmosis: Core diperdagangkan di Rp339,82 (kapitalisasi pasar Rp422,36M, volume 24 jam Rp51M), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp542,32 (kapitalisasi pasar Rp426,15M, volume 24 jam Rp41,74M). Perbedaan utamanya: Core dan Osmosis berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 784,5M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Osmosis selama 23 Hari.
| CORE | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp422,36M | Rp426,15M |
Volume (24h) | Rp51M | Rp41,74M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 784,5M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →