Perbedaan Core dan Ondo: Core diperdagangkan di Rp338,67 (kapitalisasi pasar Rp422,01M, volume 24 jam Rp55,01M), sedangkan Ondo diperdagangkan di Rp5.961 (kapitalisasi pasar Rp29,15T, volume 24 jam Rp1,19T). Perbedaan utamanya: Ondo jauh lebih besar — sekitar 69,1× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 4,9B / 10B ONDO (49%) milik Ondo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Ondo selama 46 Hari.
| CORE | ONDO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp422,01M | Rp29,15T |
Volume (24h) | Rp55,01M | Rp1,19T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 4,9B / 10B ONDO (49%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp339 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini Rp337,06 berada dekat support S1, dengan market cap Rp421,7 juta dan sirkulasi token 60%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp317 jika momentum beli muncul, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (volume rendah) perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci S1 dan R1 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Ondo (ONDO) saat ini diperdagangkan pada Rp5.845 dengan kapitalisasi pasar Rp28,47 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator yang bullish. Token ini memiliki supply terbatas 10 juta dengan 49% sudah beredar. Harga saat ini berada di bawah pivot point Rp5.987, mendekati support level S1 di Rp5.900. RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound teknis.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan peluang rebound dari level oversold, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem blockchain yang mendasarinya. Investor perlu memantau breakout di atas resistance kunci untuk konfirmasi perubahan tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Ondo (ONDO) adalah token mata uang kripto yang digunakan terutama untuk tata kelola dalam Ondo DAO. DAO ini mengawasi berbagai proyek, termasuk Flux Finance, sebuah protokol pinjaman peer-to-peer yang mendukung aset tanpa izin dan berizin. Ondo bertujuan untuk mendemokratisasi akses ke layanan keuangan kelas institusi dengan menawarkan berbagai produk DeFi, seperti pinjaman dengan imbal hasil tetap yang didukung oleh aset kripto melalui sistem Vaults-nya.
Selengkapnya di halaman ONDO →