Perbedaan Core dan Mina: Core diperdagangkan di Rp347,25 (kapitalisasi pasar Rp438,69M, volume 24 jam Rp54,94M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp700,8 (kapitalisasi pasar Rp906,29M, volume 24 jam Rp38,88M). Perbedaan utamanya: Mina jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Mina selama 62 Hari.
| CORE | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp438,69M | Rp906,29M |
Volume (24h) | Rp54,94M | Rp38,88M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 39 Hari | 62 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp352,84, di bawah pivot point Rp357. Teknikal menunjukkan tekanan jual yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token memiliki sirkulasi 60% dari total supply 2,1 juta CORE, dengan waktu holding rata-rata 39 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul jika harga bisa bertahan di support kunci Rp345, namun kerentanan terhadap volatilitas crypto dan tekanan jual teknikal memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp438,53 juta) dan ketiadaan catalyst fundamental baru yang dapat mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.
Mina saat ini diperdagangkan di Rp707,78 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun menunjukkan momentum bullish pada osilator. Token berada di zona support kritis dengan RSI menunjukkan kondisi oversold yang berpotensi rebound. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun momentum oversold memberikan peluang bounce teknis. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas dengan volume trading yang perlu dipantau ketat.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →