Perbedaan Core dan Terra Classic: Core diperdagangkan di Rp440,93 (kapitalisasi pasar Rp547,76M, volume 24 jam Rp69,85M), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp1,07 (kapitalisasi pasar Rp5,9T, volume 24 jam Rp236,6M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 5,5T / 6,5T LUNC (86%) milik Terra Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 38 Hari dan Terra Classic selama 187 Hari.
| CORE | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,76M | Rp5,9T |
Volume (24h) | Rp69,85M | Rp236,6M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 38 Hari | 187 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan pada Rp443,53 dengan kapitalisasi pasar Rp547,14 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis yang didominasi jual. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 60% sudah beredar. Harga berada di zona support kritis dekat S1 (Rp436) setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside menuju support Rp427. Peluang rebound terbatas pada oversold RSI jangka pendek, namun momentum bearish masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari indikator teknis.
Terra Classic (LUNC) saat ini diperdagangkan di zona harga rendah dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, sementara osilator netral. Token ini memiliki supply yang hampir penuh dengan 86% beredar, namun tidak ada perkembangan protokol atau ekosistem signifikan yang dilaporkan. Tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual, didukung oleh volume perdagangan yang perlu dipantau.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi dan sentimen pasar crypto yang netral. Peluang terbatas pada potensi rebound teknis, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan tekanan regulator yang dapat mempengaruhi harga. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya pembaruan fundamental.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →