Perbedaan Core dan Linea: Core diperdagangkan di Rp443,53 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Linea diperdagangkan di Rp44,17 (kapitalisasi pasar Rp968,05M, volume 24 jam Rp262,13M). Perbedaan utamanya: Linea lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 22,3B / 72B LINEA (31%) milik Linea. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Linea selama 25 Hari.
| CORE | LINEA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp968,05M |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp262,13M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 22,3B / 72B LINEA (31%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Linea adalah jaringan Layer 2 yang dibangun untuk memperkuat Ethereum dan ekonominya. Dengan mekanisme burn ETH, native yield, dan teknologi zk setara Ethereum, Linea meningkatkan nilai dan utilitas Ethereum Mainnet. Didukung dana ekosistem terbesar dan tim builder terpercaya Ethereum, Linea menghadirkan infrastruktur berkelas institusi serta integrasi mendalam dengan DeFi—menjadikannya chain terbaik untuk modal ETH.
Selengkapnya di halaman LINEA →