Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Core dan Lombard Staked BTC: Core diperdagangkan di Rp442,6 (kapitalisasi pasar Rp550,78M, volume 24 jam Rp65,56M), sedangkan Lombard Staked BTC diperdagangkan di Rp1.130.199.468 (kapitalisasi pasar Rp13,46T, volume 24 jam Rp174,88jt). Perbedaan utamanya: Lombard Staked BTC jauh lebih besar — sekitar 24,4× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Lombard Staked BTC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Lombard Staked BTC selama 9 Hari.
| CORE | LBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp550,78M | Rp13,46T |
Volume (24h) | Rp65,56M | Rp174,88jt |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 11,8K LBTC |
Typical Hold Time | 37 Hari | 9 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan di Rp454,97 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp566,63 juta dengan 60% suplai beredar. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan.
LBTC (Lombard Staked BTC) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp1.134.908.717, menunjukkan tekanan jual yang dominan berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki market cap Rp13,65 triliun dengan waktu hold rata-rata 9 hari, mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Meskipun moving averages menunjukkan sinyal bullish, osilator dan indikator ADX mengkonfirmasi tekanan bearish yang kuat dalam jangka pendek.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan volatilitas pasar crypto yang ekstrem. Investor perlu memantau ketat level support kritis untuk menghindari kerugian lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →LBTC adalah aset Bitcoin likuid dari Lombard yang menghubungkan Bitcoin dengan ekosistem DeFi. Didukung 1:1 oleh BTC, LBTC memungkinkan pemegangnya memperoleh yield dari staking Babylon sekaligus menggunakan Bitcoin untuk aktivitas DeFi seperti trading, lending, borrowing, dan yield farming melalui desain yang secara native bersifat lintas chain.
Selengkapnya di halaman LBTC →