Perbedaan Core dan Lagrange: Core diperdagangkan di Rp442,62 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.047 (kapitalisasi pasar Rp200,63M, volume 24 jam Rp156,13M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| CORE | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp200,63M |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp156,13M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 193M LA |
Typical Hold Time | 37 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →