Perbedaan Core dan KuCoin Token: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan KuCoin Token diperdagangkan di Rp123.317 (kapitalisasi pasar Rp16,83T, volume 24 jam Rp46,69M). Perbedaan utamanya: KuCoin Token jauh lebih besar — sekitar 30,8× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 137,2M / 200M KCS (69%) milik KuCoin Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan KuCoin Token selama 28 Hari.
| CORE | KCS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp16,83T |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp46,69M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 137,2M / 200M KCS (69%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →KCS adalah token asli dari KuCoin, dirancang sebagai token berbagi keuntungan yang memungkinkan trader mendapatkan manfaat dari nilai yang dihasilkan bursa. KCS akan menjadi aset utama untuk layanan keuangan terdesentralisasi KuCoin sekaligus berfungsi sebagai token tata kelola bagi komunitas KuCoin. KuCoin memprioritaskan konsep “Empowering KCS” dengan tujuan menjadikannya produk kunci dalam ekosistemnya. Dalam jangka panjang, KCS akan menjadi bahan bakar dan token sentral yang mendukung berbagai produk serta layanan terdesentralisasi KuCoin.
Selengkapnya di halaman KCS →