Perbedaan Core dan Kaspa: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Kaspa diperdagangkan di Rp514,73 (kapitalisasi pasar Rp14,09T, volume 24 jam Rp131,24M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 25,8× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 27,6B / 28,7B KAS (97%) milik Kaspa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Kaspa selama 39 Hari.
| CORE | KAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp14,09T |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp131,24M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 27,6B / 28,7B KAS (97%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 39 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →