Perbedaan Core dan Gitcoin: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar Rp107,87M, volume 24 jam Rp61,64M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Gitcoin selama 23 Hari.
| CORE | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp107,87M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp61,64M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 37 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →