Perbedaan Core dan GMX: Core diperdagangkan di Rp347,25 (kapitalisasi pasar Rp438,69M, volume 24 jam Rp54,94M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp115.218 (kapitalisasi pasar Rp1,2T, volume 24 jam Rp48,35M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 10,5M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| CORE | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp438,69M | Rp1,2T |
Volume (24h) | Rp54,94M | Rp48,35M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp352,84, di bawah pivot point Rp357. Teknikal menunjukkan tekanan jual yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token memiliki sirkulasi 60% dari total supply 2,1 juta CORE, dengan waktu holding rata-rata 39 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul jika harga bisa bertahan di support kunci Rp345, namun kerentanan terhadap volatilitas crypto dan tekanan jual teknikal memerlukan kehati-hatian. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas (market cap Rp438,53 juta) dan ketiadaan catalyst fundamental baru yang dapat mendorong pemulihan harga dalam jangka pendek.
GMX saat ini diperdagangkan di Rp115.520 dengan kapitalisasi pasar Rp1,2T, menunjukkan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Harga berada di atas titik pivot Rp114.104 dengan resistensi terdekat di Rp114.911. Sirkulasi token mencapai 79% dari pasokan maksimum 13,3 juta GMX, dengan rata-rata waktu tahan 46 hari. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko likuiditas. Peluang terletak pada potensi breakout di atas resistensi, sementara risiko utama meliputi tekanan jual di level RSI 66.07 dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →