Perbedaan Core dan Forta: Core diperdagangkan di Rp441,18 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Forta diperdagangkan di Rp215,99 (kapitalisasi pasar Rp137,03M, volume 24 jam Rp4,02M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 635,6M / 1B FORT (64%) milik Forta. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Forta selama 17 Hari.
| CORE | FORT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp137,03M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp4,02M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 635,6M / 1B FORT (64%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →