Perbedaan Core dan Flare: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp115,75 (kapitalisasi pasar Rp10,03T, volume 24 jam Rp36,05M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 18,3× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Flare selama 30 Hari.
| CORE | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp10,03T |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp36,05M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 86,8B FLR |
Typical Hold Time | 37 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →