Perbedaan Core dan Chainflip: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Chainflip diperdagangkan di Rp5.051 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp1,96M). Perbedaan utamanya: suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Chainflip terus bertambah, dan Core lebih aktif diperdagangkan (Rp64,48M vs Rp1,96M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Chainflip selama 17 Hari.
| CORE | FLIP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | -- |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp1,96M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | -- |
Typical Hold Time | 37 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Chainflip mengubah lanskap pertukaran terdesentralisasi dengan memungkinkan swap lintas blockchain yang mulus dan minim slippage. Berbeda dengan metode tradisional, Chainflip menghilangkan kebutuhan akan token wrapped atau dompet khusus, sehingga transaksi lintas-chain menjadi lebih mudah diakses dan ramah pengguna. Di inti teknologinya, Chainflip menggunakan Just-In-Time (JIT) Automated Market Maker (AMM) untuk memfasilitasi perdagangan yang efisien dan aman.
Selengkapnya di halaman FLIP →