Perbedaan Core dan ether.fi: Core diperdagangkan di Rp338,97 (kapitalisasi pasar Rp425,57M, volume 24 jam Rp48,15M), sedangkan ether.fi diperdagangkan di Rp6.771 (kapitalisasi pasar Rp6,61T, volume 24 jam Rp381,78M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 15,5× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 973,5M / 1B ETHFI (98%) milik ether.fi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan ether.fi selama 43 Hari.
| CORE | ETHFI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,57M | Rp6,61T |
Volume (24h) | Rp48,15M | Rp381,78M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 973,5M / 1B ETHFI (98%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →