Perbedaan Core dan Ethereum Classic: Core diperdagangkan di Rp336,7 (kapitalisasi pasar Rp419,09M, volume 24 jam Rp52,97M), sedangkan Ethereum Classic diperdagangkan di Rp110.147 (kapitalisasi pasar Rp17,51T, volume 24 jam Rp490,83M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 41,8× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 157,8M / 210,7M ETC (75%) milik Ethereum Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Ethereum Classic selama 66 Hari.
| CORE | ETC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp419,09M | Rp17,51T |
Volume (24h) | Rp52,97M | Rp490,83M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 157,8M / 210,7M ETC (75%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 66 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp339 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini Rp337,06 berada dekat support S1, dengan market cap Rp421,7 juta dan sirkulasi token 60%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp317 jika momentum beli muncul, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (volume rendah) perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci S1 dan R1 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Ethereum Classic (ETC) saat ini diperdagangkan pada Rp110.147 dengan kapitalisasi pasar Rp17,63 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan semua moving average dan osilator mengindikasikan tekanan jual. Harga berada di antara level support S1 (Rp111.973) dan S2 (Rp109.696) dengan sirkulasi token mencapai 75% dari total supply. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang lesu.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →