Perbedaan Core dan Ethereum Classic: Core diperdagangkan di Rp443,24 (kapitalisasi pasar Rp555,03M, volume 24 jam Rp69,54M), sedangkan Ethereum Classic diperdagangkan di Rp125.469 (kapitalisasi pasar Rp19,74T, volume 24 jam Rp577,11M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 35,6× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 157,5M / 210,7M ETC (75%) milik Ethereum Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Ethereum Classic selama 64 Hari.
| CORE | ETC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp555,03M | Rp19,74T |
Volume (24h) | Rp69,54M | Rp577,11M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 157,5M / 210,7M ETC (75%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 64 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan pada Rp443,53 dengan kapitalisasi pasar Rp547,14 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis yang didominasi jual. Token ini memiliki supply terbatas 2,1 juta dengan 60% sudah beredar. Harga berada di zona support kritis dekat S1 (Rp436) setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside menuju support Rp427. Peluang rebound terbatas pada oversold RSI jangka pendek, namun momentum bearish masih kuat. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual berkelanjutan dari indikator teknis.
Ethereum Classic (ETC) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp126.007, mendekati level support kritis. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual yang kuat dari moving averages, meskipun RSI jangka pendek mengindikasikan oversold. Token ini memiliki sirkulasi 75% dari total supply 210,7 juta ETC dengan rata-rata hold time 64 hari, menunjukkan loyalitas komunitas yang moderat.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari tekanan teknis bearish. Peluang muncul dari kondisi oversold jangka pendek dan stabilitas jaringan, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan kurangnya katalis fundamental baru dalam ekosistem.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →