Perbedaan Core dan Ethena: Core diperdagangkan di Rp441,12 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Ethena diperdagangkan di Rp1.428 (kapitalisasi pasar Rp13,66T, volume 24 jam Rp1,64T). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 25× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 9,6B / 15B ENA (64%) milik Ethena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Ethena selama 42 Hari.
| CORE | ENA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp13,66T |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp1,64T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 9,6B / 15B ENA (64%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →