Perbedaan Core dan DIA: Core diperdagangkan di Rp441,12 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan DIA diperdagangkan di Rp1.846 (kapitalisasi pasar Rp220,25M, volume 24 jam Rp21,45M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar DIA, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 119,7M / 200M DIA (60%) milik DIA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan DIA selama 25 Hari.
| CORE | DIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp220,25M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp21,45M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 119,7M / 200M DIA (60%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →DIA (Decentralised Information Asset) adalah platform oracle open-source yang memungkinkan pelaku pasar untuk mencari, menyediakan, dan berbagi data yang dapat dipercaya. DIA bertujuan menjadi ekosistem data keuangan terbuka dalam ekosistem smart contract keuangan, yang menghubungkan analis data, penyedia data, dan pengguna data. Secara umum, DIA menyediakan jembatan yang andal dan dapat diverifikasi antara data off-chain dari berbagai sumber dan smart contract on-chain, yang dapat digunakan untuk membangun berbagai DApp keuangan.
Selengkapnya di halaman DIA →