Perbedaan Core dan DeXe: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan DeXe diperdagangkan di Rp783.313 (kapitalisasi pasar Rp65,75T, volume 24 jam Rp3,14T). Perbedaan utamanya: DeXe jauh lebih besar — sekitar 120,3× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan DeXe terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan DeXe selama 11 Hari.
| CORE | DEXE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp65,75T |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp3,14T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 83,7M DEXE |
Typical Hold Time | 37 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Protokol DeXe adalah infrastruktur yang fleksibel dan berbasis prestasi untuk membuat dan mengelola DAO. Protokol ini memastikan insentif yang tepat dan partisipasi anggota yang aktif, membantu DAO tumbuh secara efisien dan berkelanjutan. Diatur oleh DeXe DAO, token tata kelolanya, $DEXE, memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan.
Selengkapnya di halaman DEXE →