Perbedaan Core dan Creditcoin: Core diperdagangkan di Rp441,38 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Creditcoin diperdagangkan di Rp1.481 (kapitalisasi pasar Rp809,77M, volume 24 jam Rp45,58M). Perbedaan utamanya: Creditcoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 549,6M / 600M CTC (92%) milik Creditcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Creditcoin selama 17 Hari.
| CORE | CTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp809,77M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp45,58M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 549,6M / 600M CTC (92%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Creditcoin adalah proyek yang dikembangkan oleh tim dari Amerika Serikat, Kanada, Korea Selatan, Nigeria, dan Estonia. Proyek ini bertujuan mengatasi kurangnya sistem kredit bagi masyarakat yang tidak memiliki akses perbankan di pasar berkembang. Individu yang tidak dapat mengakses layanan perbankan tradisional sering mengandalkan sumber non-bank untuk pinjaman, namun bank tidak menerima catatan kredit dari sumber ini karena data tersebut sulit diverifikasi. Creditcoin menyelesaikan masalah ini dengan mendokumentasikan riwayat transaksi kredit secara transparan di blockchain publik, menyediakan catatan tepercaya yang dapat digunakan bank.
Selengkapnya di halaman CTC →