Perbedaan Core dan Curve DAO Token: Core diperdagangkan di Rp338,55 (kapitalisasi pasar Rp421,89M, volume 24 jam Rp56,56M), sedangkan Curve DAO Token diperdagangkan di Rp4.572 (kapitalisasi pasar Rp7T, volume 24 jam Rp1,46T). Perbedaan utamanya: Curve DAO Token jauh lebih besar — sekitar 16,6× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 1,5B / 3B CRV (51%) milik Curve DAO Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Curve DAO Token selama 60 Hari.
| CORE | CRV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp421,89M | Rp7T |
Volume (24h) | Rp56,56M | Rp1,46T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 1,5B / 3B CRV (51%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 60 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp339 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini Rp337,06 berada dekat support S1, dengan market cap Rp421,7 juta dan sirkulasi token 60%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp317 jika momentum beli muncul, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (volume rendah) perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci S1 dan R1 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Curve DAO Token (CRV) saat ini diperdagangkan di Rp4.782 dengan kapitalisasi pasar Rp7,3 triliun, menunjukkan sinyal teknis bullish berdasarkan rata-rata bergerak dan indikator ADX. Token ini berada di zona support kunci dengan tingkat sirkulasi 51% dari total supply 3 juta CRV. Tidak ada pembaruan protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap kondisi overbought berdasarkan RSI dan volatilitas tinggi kripto. Risiko utama termasuk tekanan regulator dan likuiditas terbatas di pasar IDR.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Curve adalah pertukaran terdesentralisasi untuk stablecoin yang menggunakan Automated Market Maker (AMM) untuk mengelola likuiditas. Curved kini identik dengan fenomena keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan mengalami pertumbuhan yang signifikan pada paruh kedua tahun 2020.
Selengkapnya di halaman CRV →