Perbedaan Cookie DAO dan Haedal Protocol: Cookie DAO diperdagangkan di Rp168,22 (kapitalisasi pasar Rp132,14M, volume 24 jam Rp56,73M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp288,66 (kapitalisasi pasar Rp131,06M, volume 24 jam Rp28,19M). Perbedaan utamanya: Cookie DAO dan Haedal Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Cookie DAO 782M / 1B COOKIE (79%) dibanding 454,2M / 1B HAEDAL (46%) milik Haedal Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cookie DAO selama 20 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| COOKIE | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp132,14M | Rp131,06M |
Volume (24h) | Rp56,73M | Rp28,19M |
Suplai yang Beredar | 782M / 1B COOKIE (79%) | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 14 Hari |
COOKIE adalah token utilitas dari Cookie DAO yang mewakili nilai informasi dalam ekonomi berbasis AI. Token ini mendukung pengumpulan dan pengindeksan data untuk agen AI serta memberikan akses ke konten eksklusif di cookie.fun. COOKIE juga mengatur infrastruktur Cookie DAO, membantu pengguna menyaring dan menavigasi data AI secara efektif.
Selengkapnya di halaman COOKIE →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →