Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO-W) vs Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS)

Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara TbkTrading
Optima Prima Metal Sinergi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk dan Optima Prima Metal Sinergi Tbk.: Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk diperdagangkan di Rp30 (kapitalisasi pasar 10,68 M, volume 24 jam 6,12 jt), sedangkan Optima Prima Metal Sinergi Tbk. diperdagangkan di Rp132 (kapitalisasi pasar 131 M, volume 24 jam 4,25 jt). Perbedaan utamanya: Optima Prima Metal Sinergi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk, dan Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,12 jt vs 4,25 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

COCO-WOPMS
Kapitalisasi Pasar
10,68 M131 M
Volume
6,12 jt4,25 jt
Lot
61,15 rb42,47 rb
Perputaran
182,17 jt558,94 jt
Harga Rata-rata
29,79131,61
Nilai Transaksi
182,17 jt558,94 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
30132
Volume Ekuilibrium Indikatif
66823

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

OPMS
Lihat detail

Tentang Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (“the Entity”) was established based on the Notarial Deed No. 08 dated February 15, 2006 of Risdiyani Tandi, S.H., notary in Bandung, which was amended by Notarial Deed No. 36 of the same notary dated January 18, 2011.

Selengkapnya di halaman COCO-W

Tentang Optima Prima Metal Sinergi Tbk.

PT. Optima Prima Metal Sinergi Tbk (the Company) was established under the name of PT Asian Prima Indosteel based on Notarial Deed No. 02 of Gema Bismantak, S.H., M.Kn. dated September 5, 2012. PT Asian Perkasa Indosteel, a company incorporated in Surabaya, is the immediate and ultimate parent of the Company. The Company started its commercial operation in 2012.

Selengkapnya di halaman OPMS