Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO-W) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk diperdagangkan di Rp30 (kapitalisasi pasar 10,68 M, volume 24 jam 6,12 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.260 (kapitalisasi pasar 25,8 T, volume 24 jam 10,38 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2415,7× kapitalisasi pasar Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk, dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,38 jt vs 6,12 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

COCO-WJPFA
Kapitalisasi Pasar
10,68 M25,8 T
Volume
6,12 jt10,38 jt
Lot
61,15 rb103,82 rb
Perputaran
182,17 jt23,52 M
Harga Rata-rata
29,792.265,33
Nilai Transaksi
182,17 jt23,52 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
302.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
663,46 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail

Tentang Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (“the Entity”) was established based on the Notarial Deed No. 08 dated February 15, 2006 of Risdiyani Tandi, S.H., notary in Bandung, which was amended by Notarial Deed No. 36 of the same notary dated January 18, 2011.

Selengkapnya di halaman COCO-W

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA