Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO-W) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara TbkTrading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk diperdagangkan di Rp30 (kapitalisasi pasar 10,68 M, volume 24 jam 3,36 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 35,4 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 344,6× kapitalisasi pasar Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk, dan Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,36 jt vs 35,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

COCO-WGGRP
Kapitalisasi Pasar
10,68 M3,68 T
Volume
3,36 jt35,4 rb
Lot
33,64 rb354
Perputaran
100,91 jt10,71 jt
Harga Rata-rata
30302,46
Nilai Transaksi
100,91 jt10,71 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
304
Volume Ekuilibrium Indikatif
2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

GGRP
Lihat detail

Tentang Waran Seri II Wahana Interfood Nusantara Tbk

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (“the Entity”) was established based on the Notarial Deed No. 08 dated February 15, 2006 of Risdiyani Tandi, S.H., notary in Bandung, which was amended by Notarial Deed No. 36 of the same notary dated January 18, 2011.

Selengkapnya di halaman COCO-W

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP