Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Wahana Interfood Nusantara Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wahana Interfood Nusantara Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Wahana Interfood Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp129 (kapitalisasi pasar 509 M, volume 24 jam 426,77 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wahana Interfood Nusantara Tbk. lebih aktif diperdagangkan (426,77 jt vs 13,56 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

COCOSQMI
Kapitalisasi Pasar
509 M947,79 M
Volume
426,77 jt13,56 jt
Lot
4,27 jt135,59 rb
Perputaran
56,67 M797,5 jt
Harga Rata-rata
132,7958,82
Nilai Transaksi
56,67 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
12957
Volume Ekuilibrium Indikatif
80,54 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

COCO
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Wahana Interfood Nusantara Tbk.

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (“the Entity”) was established based on the Notarial Deed No. 08 dated February 15, 2006 of Risdiyani Tandi, S.H., notary in Bandung, which was amended by Notarial Deed No. 36 of the same notary dated January 18, 2011.

Selengkapnya di halaman COCO

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI