Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Cisarua Mountain Dairy Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cisarua Mountain Dairy Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Cisarua Mountain Dairy Tbk. diperdagangkan di Rp4.650 (kapitalisasi pasar 36,9 T, volume 24 jam 817,1 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Cisarua Mountain Dairy Tbk. jauh lebih besar — sekitar 38,9× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 817,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CMRYSQMI
Kapitalisasi Pasar
36,9 T947,79 M
Volume
817,1 rb13,56 jt
Lot
8,17 rb135,59 rb
Perputaran
3,84 M797,5 jt
Harga Rata-rata
4.698,4158,82
Nilai Transaksi
3,84 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.65057
Volume Ekuilibrium Indikatif
429,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CMRY
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Cisarua Mountain Dairy Tbk.

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 4 dated September 2, 2004 of Antoni Halim, S.H., Notary in Jakarta. The controlling party of the Company isMr. Bambang Sutantio as the controlling shareholder.

Selengkapnya di halaman CMRY

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI