Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Colorpak Indonesia Tbk. (CLPI) vs Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL)

Colorpak Indonesia Tbk.Trading
Prodia Diagnostic Line TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Colorpak Indonesia Tbk. dan Prodia Diagnostic Line Tbk: Colorpak Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.590 (kapitalisasi pasar 488,61 M, volume 24 jam 63,8 rb), sedangkan Prodia Diagnostic Line Tbk diperdagangkan di Rp270 (kapitalisasi pasar 474,07 M, volume 24 jam 21,23 jt). Perbedaan utamanya: Colorpak Indonesia Tbk. dan Prodia Diagnostic Line Tbk berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Prodia Diagnostic Line Tbk lebih aktif diperdagangkan (21,23 jt vs 63,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CLPIPRDL
Kapitalisasi Pasar
488,61 M474,07 M
Volume
63,8 rb21,23 jt
Lot
638212,3 rb
Perputaran
101,71 jt5,77 M
Harga Rata-rata
1.594,16271,63
Nilai Transaksi
101,71 jt5,77 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.590270
Volume Ekuilibrium Indikatif
22,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CLPI
Lihat detail
PRDL
Lihat detail

Tentang Colorpak Indonesia Tbk.

PT. Colorpak Indonesia, Tbk (the Company) was established on September 15, 1988 as a joint venture among PT. Bukit Jaya Semesta, Graphic Technologies and Colorpak Investment PTY Ltd.

Selengkapnya di halaman CLPI

Tentang Prodia Diagnostic Line Tbk

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (the Company) was established April 16, 2010 with the name of PT DiaLine Systems Indonesia based on Notarial Deed No. 22 of Rismalena Kasri, S.H. On April 25, 2011, PT DiaLine Systems Indonesia changed the Companys name to PT Prodia Diagnostic Line based on Notarial Deed No. 14 of Rismalena Kasri, S.H. The Company is in the form of a Limited Liability Company in 2010 and began commercial production in 2011. The production results are marketed locally. The parent and ultimate parent entity of the Company is PT Prodia Utama.

Selengkapnya di halaman PRDL