Perbedaan Cloud dan Tether USDT: Cloud diperdagangkan di Rp324,46 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp4,3M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp18.088 (kapitalisasi pasar Rp3.321,92T, volume 24 jam Rp839,46T). Perbedaan utamanya: suplai beredar Cloud -- dibanding 184,3B USDT milik Tether USDT, dan Tether USDT lebih aktif diperdagangkan (Rp839,46T vs Rp4,3M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cloud selama 10 Hari dan Tether USDT selama 80 Hari.
| CLOUD | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp3.321,92T |
Volume (24h) | Rp4,3M | Rp839,46T |
Suplai yang Beredar | -- | 184,3B USDT |
Typical Hold Time | 10 Hari | 80 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Sanctum adalah protokol liquid staking terkemuka di Solana, melayani pengguna ritel, validator, dan institusi. Protokol ini memungkinkan perusahaan membuat token liquid staking kustom dengan lapisan likuiditas terpadu. Dengan fokus pada integritas dan transparansi, Sanctum membangun infrastruktur penting untuk mengubah crypto dari spekulasi menjadi utilitas praktis, menghadirkan produk crypto etis dan aman bagi pengguna di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CLOUD →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →