Perbedaan Cloud dan SUPRA: Cloud diperdagangkan di Rp324,46 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp4,3M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,77 (kapitalisasi pasar Rp122,87M, volume 24 jam Rp4,16M). Perbedaan utamanya: suplai SUPRA dibatasi (32,5B / 100B SUPRA (33%)), sedangkan Cloud terus bertambah, dan Cloud lebih aktif diperdagangkan (Rp4,3M vs Rp4,16M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cloud selama 10 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| CLOUD | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp122,87M |
Volume (24h) | Rp4,3M | Rp4,16M |
Suplai yang Beredar | -- | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sanctum adalah protokol liquid staking terkemuka di Solana, melayani pengguna ritel, validator, dan institusi. Protokol ini memungkinkan perusahaan membuat token liquid staking kustom dengan lapisan likuiditas terpadu. Dengan fokus pada integritas dan transparansi, Sanctum membangun infrastruktur penting untuk mengubah crypto dari spekulasi menjadi utilitas praktis, menghadirkan produk crypto etis dan aman bagi pengguna di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CLOUD →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →