Perbedaan Cloud dan Obol: Cloud diperdagangkan di Rp388,14 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3,11M), sedangkan Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M). Perbedaan utamanya: suplai Obol dibatasi (161,3M / 500M OBOL (33%)), sedangkan Cloud terus bertambah, dan Obol lebih aktif diperdagangkan (Rp51,72M vs Rp3,11M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cloud selama 11 Hari dan Obol selama 16 Hari.
| CLOUD | OBOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp30,1M |
Volume (24h) | Rp3,11M | Rp51,72M |
Suplai yang Beredar | -- | 161,3M / 500M OBOL (33%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 16 Hari |
Sanctum adalah protokol liquid staking terkemuka di Solana, melayani pengguna ritel, validator, dan institusi. Protokol ini memungkinkan perusahaan membuat token liquid staking kustom dengan lapisan likuiditas terpadu. Dengan fokus pada integritas dan transparansi, Sanctum membangun infrastruktur penting untuk mengubah crypto dari spekulasi menjadi utilitas praktis, menghadirkan produk crypto etis dan aman bagi pengguna di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CLOUD →Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →