Perbedaan Cloud dan GMX: Cloud diperdagangkan di Rp387,29 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3,06M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp117.000 (kapitalisasi pasar Rp1,22T, volume 24 jam Rp44,5M). Perbedaan utamanya: suplai GMX dibatasi (10,5M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Cloud terus bertambah, dan GMX lebih aktif diperdagangkan (Rp44,5M vs Rp3,06M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Cloud selama 11 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| CLOUD | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | -- | Rp1,22T |
Volume (24h) | Rp3,06M | Rp44,5M |
Suplai yang Beredar | -- | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Sanctum adalah protokol liquid staking terkemuka di Solana, melayani pengguna ritel, validator, dan institusi. Protokol ini memungkinkan perusahaan membuat token liquid staking kustom dengan lapisan likuiditas terpadu. Dengan fokus pada integritas dan transparansi, Sanctum membangun infrastruktur penting untuk mengubah crypto dari spekulasi menjadi utilitas praktis, menghadirkan produk crypto etis dan aman bagi pengguna di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CLOUD →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →