Perbedaan Nervos Network dan Raydium: Nervos Network diperdagangkan di Rp16,45 (kapitalisasi pasar Rp795,64M, volume 24 jam Rp36,76M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.249 (kapitalisasi pasar Rp3,27T, volume 24 jam Rp168,88M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar Nervos Network, dan suplai Raydium dibatasi (269,3M / 555M RAY (49%)), sedangkan Nervos Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Nervos Network selama 48 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| CKB | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp795,64M | Rp3,27T |
Volume (24h) | Rp36,76M | Rp168,88M |
Suplai yang Beredar | 49,1B CKB | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Nervos Network (CKB) adalah ekosistem blockchain publik open-source. Tujuannya adalah untuk menciptakan jaringan ekonomi kripto peer-to-peer (P2P) di mana pengguna dapat mengakses berbagai layanan dan kapabilitas blockchain yang terbukti aman.
Selengkapnya di halaman CKB →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →