Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Cita Mineral Investindo Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cita Mineral Investindo Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Cita Mineral Investindo Tbk. diperdagangkan di Rp3.170 (kapitalisasi pasar 12,48 T, volume 24 jam 3,3 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.230 (kapitalisasi pasar 10,19 T, volume 24 jam 84,7 rb). Perbedaan utamanya: Cita Mineral Investindo Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (84,7 rb vs 3,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CITARLCO
Kapitalisasi Pasar
12,48 T10,19 T
Volume
3,3 rb84,7 rb
Lot
33847
Perputaran
10,45 jt274,46 jt
Harga Rata-rata
3.167,583.240,41
Nilai Transaksi
10,45 jt274,46 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.1603.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
1700

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CITA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Cita Mineral Investindo Tbk.

PT Cita Mineral Investindo Tbk based in Tanggerang established formerly under the name PT. Cipta Panelutama on June 27th 1992. Conduct in furniture manufacturing industry both production & marketing. Start the business in furniture panel production which made by particle board & medium density fibreboard to export to Euro and Arabic market. Type of product such as TV, Audio-Video Cable Cabinet, CD Holder, Computer Workstation & Home Entertainment Center.

Selengkapnya di halaman CITA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO