Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) vs Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA)

Cita Mineral Investindo Tbk.Trading
Prodia Widyahusada Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cita Mineral Investindo Tbk. dan Prodia Widyahusada Tbk.: Cita Mineral Investindo Tbk. diperdagangkan di Rp3.200 (kapitalisasi pasar 12,87 T, volume 24 jam 98,4 rb), sedangkan Prodia Widyahusada Tbk. diperdagangkan di Rp2.370 (kapitalisasi pasar 2,23 T, volume 24 jam 776,1 rb). Perbedaan utamanya: Cita Mineral Investindo Tbk. jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Prodia Widyahusada Tbk., dan Prodia Widyahusada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (776,1 rb vs 98,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CITAPRDA
Kapitalisasi Pasar
12,87 T2,23 T
Volume
98,4 rb776,1 rb
Lot
9847,76 rb
Perputaran
315,89 jt1,8 M
Harga Rata-rata
3.210,32.320,2
Nilai Transaksi
315,89 jt1,8 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.2002.370
Volume Ekuilibrium Indikatif
1023

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CITA
Lihat detail
PRDA
Lihat detail

Tentang Cita Mineral Investindo Tbk.

PT Cita Mineral Investindo Tbk based in Tanggerang established formerly under the name PT. Cipta Panelutama on June 27th 1992. Conduct in furniture manufacturing industry both production & marketing. Start the business in furniture panel production which made by particle board & medium density fibreboard to export to Euro and Arabic market. Type of product such as TV, Audio-Video Cable Cabinet, CD Holder, Computer Workstation & Home Entertainment Center.

Selengkapnya di halaman CITA

Tentang Prodia Widyahusada Tbk.

PT Prodia Widyahusada Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Sri Rahayu, SH, No. 14 dated February 8, 1988. Clinical Laboratory Prodia was first established in Solo, Central Java, on May 7, 1973 by a few idealists pharmaceutical educational background.

Selengkapnya di halaman PRDA