Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) vs PAM Mineral Tbk. (NICL)

Cita Mineral Investindo Tbk.Trading
PAM Mineral Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Cita Mineral Investindo Tbk. dan PAM Mineral Tbk.: Cita Mineral Investindo Tbk. diperdagangkan di Rp3.150 (kapitalisasi pasar 12,48 T, volume 24 jam 26,2 rb), sedangkan PAM Mineral Tbk. diperdagangkan di Rp510 (kapitalisasi pasar 5,42 T, volume 24 jam 10,35 jt). Perbedaan utamanya: Cita Mineral Investindo Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar PAM Mineral Tbk., dan PAM Mineral Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,35 jt vs 26,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CITANICL
Kapitalisasi Pasar
12,48 T5,42 T
Volume
26,2 rb10,35 jt
Lot
262103,54 rb
Perputaran
82,82 jt5,26 M
Harga Rata-rata
3.161,15507,79
Nilai Transaksi
82,82 jt5,26 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.160510
Volume Ekuilibrium Indikatif
121,7 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CITA
Lihat detail
NICL
Lihat detail

Tentang Cita Mineral Investindo Tbk.

PT Cita Mineral Investindo Tbk based in Tanggerang established formerly under the name PT. Cipta Panelutama on June 27th 1992. Conduct in furniture manufacturing industry both production & marketing. Start the business in furniture panel production which made by particle board & medium density fibreboard to export to Euro and Arabic market. Type of product such as TV, Audio-Video Cable Cabinet, CD Holder, Computer Workstation & Home Entertainment Center.

Selengkapnya di halaman CITA

Tentang PAM Mineral Tbk.

PT PAM Mineral Tbk (the Company) was established on January 15, 2008 based on Notarial Deed No. 32 of Edison Jingga, S.H., notary in Jakarta. The Company operates in two operational areas, namely in Southeast Sulawesi, Lameruru Village, Langgikima District, North Konawe Regency and Laroenai Village, Bungku Pesisir District, Central Sulawesi.

Selengkapnya di halaman NICL