Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Chitose Internasional Tbk. (CINT) vs Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS)

Chitose Internasional Tbk.Trading
Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Chitose Internasional Tbk. dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.: Chitose Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp174 (kapitalisasi pasar 176 M, volume 24 jam 156,9 rb), sedangkan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. diperdagangkan di Rp200 (kapitalisasi pasar 365,96 M, volume 24 jam 1,31 jt). Perbedaan utamanya: Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Chitose Internasional Tbk., dan Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,31 jt vs 156,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

CINTCSIS
Kapitalisasi Pasar
176 M365,96 M
Volume
156,9 rb1,31 jt
Lot
1,57 rb13,12 rb
Perputaran
27,67 jt262,33 jt
Harga Rata-rata
176,38199,94
Nilai Transaksi
27,67 jt262,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
202
Volume Ekuilibrium Indikatif
175

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

CINT
Lihat detail
CSIS
Lihat detail

Tentang Chitose Internasional Tbk.

PT Chitose Internasional Tbk (the Company) formerly PT Chitose Indonesia Manufacturing was established based on Notarial Deed No. 21 dated June 15, 1978 of Widyanto Pranamihardja, S.H., notary in Bandung. The name was changed to PT Chitose Internasional on October 4, 2013. The company with brand Chitose has a high market share in all product categories, including folding chair, hotel, restaurant, food coourt, office and working chair and chair school.

Selengkapnya di halaman CINT

Tentang Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (the Company) was established based on the Deed of Notary Djurnawati Soetarmono, SH, No. 52 dated June 2, 1995. The Company belongs to a group of companies owned by PT Andalan Utama Bintara.

Selengkapnya di halaman CSIS