Perbedaan Chromia dan ZkSync: Chromia diperdagangkan di Rp266,26 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan ZkSync diperdagangkan di Rp183,93 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp156,87M). Perbedaan utamanya: ZkSync jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 10,1B / 21B ZK (48%) milik ZkSync. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan ZkSync selama 16 Hari.
| CHR | ZK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp1,85T |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp156,87M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 10,1B / 21B ZK (48%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →ZKsync adalah protokol Layer 2 trustless untuk pembayaran dengan skalabilitas dan berbiaya rendah di Ethereum, didukung oleh teknologi zkRollup. ZKsync adalah platform zk rollup yang berpusat pada pengguna dari Matter Labs. Fitur dan produk utamanya meliputi: ZKsync Era, SDK, ZKsync Node, ZK Stack, dan zkEVM.
Selengkapnya di halaman ZK →