Perbedaan Chromia dan Zebec Network: Chromia diperdagangkan di Rp265,69 (kapitalisasi pasar Rp256,27M, volume 24 jam Rp33,73M), sedangkan Zebec Network diperdagangkan di Rp38,5 (kapitalisasi pasar Rp3,82T, volume 24 jam Rp163,95M). Perbedaan utamanya: Zebec Network jauh lebih besar — sekitar 14,9× kapitalisasi pasar Chromia, dan suplai beredar Chromia 974,8M / 978,1M CHR (100%) dibanding 100B / 100B ZBCN (100%) milik Zebec Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 50 Hari dan Zebec Network selama 8 Hari.
| CHR | ZBCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp256,27M | Rp3,82T |
Volume (24h) | Rp33,73M | Rp163,95M |
Suplai yang Beredar | 974,8M / 978,1M CHR (100%) | 100B / 100B ZBCN (100%) |
Typical Hold Time | 50 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →Zebec Network adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan aliran pembayaran dan transaksi keuangan secara berkelanjutan dan real-time. Teknologi ini memodernisasi penggajian, investasi, dan langganan secara otomatis. ZBCN adalah token tata kelola dan utilitas untuk keamanan jaringan, biaya, serta hak suara.
Selengkapnya di halaman ZBCN →