Perbedaan Chromia dan Yield Basis: Chromia diperdagangkan di Rp233,78 (kapitalisasi pasar Rp231,96M, volume 24 jam Rp13,6M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.402 (kapitalisasi pasar Rp221,66M, volume 24 jam Rp50,46M). Perbedaan utamanya: Chromia dan Yield Basis berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Yield Basis dibatasi (157,4M / 1B YB (16%)), sedangkan Chromia terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Chromia selama 51 Hari dan Yield Basis selama 6 Hari.
| CHR | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp231,96M | Rp221,66M |
Volume (24h) | Rp13,6M | Rp50,46M |
Suplai yang Beredar | 987,4M CHR | 157,4M / 1B YB (16%) |
Typical Hold Time | 51 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CHR saat ini diperdagangkan di Rp238,6 dengan kapitalisasi pasar Rp233,67 juta. Token menunjukkan sinyal teknis netral dengan indikator RSI dalam zona normal (57,56 dan 62,04) namun ADX mengindikasikan tren kuat. Supply hampir maksimal di 974,8 juta dari 978,1 juta CHR dengan hold time rata-rata 51 hari. Harga berada di antara support S1 (Rp239) dan pivot point (Rp246) dengan volume trading stabil.
Outlook netral dengan potensi breakout jika tembus resistance R1 (Rp251). Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada adopsi ekosistem blockchain Chromia yang terus berkembang, namun investor perlu waspada terhadap fluktuasi pasar kripto secara keseluruhan.
Yield Basis (YB) menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp1.409, mendekati resistance R1 di Rp1.405. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp220,61 juta dengan supply terbatas 1 juta YB, namun tingkat sirkulasi hanya 16% menunjukkan sebagian besar token belum aktif diperdagangkan. Indikator teknis seperti moving averages mendukung tren naik, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought yang perlu diwaspadai.
Outlook jangka pendek positif dengan momentum bullish, namun risiko tinggi karena volatilitas kripto dan likuiditas terbatas. Peluang ada jika token berhasil menembus level resistance, tetapi investor harus hati-hati terhadap koreksi mengingat RSI yang overbought dan volume perdagangan yang rendah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Chromia adalah blockchain Layer-1 yang berdiri sendiri dan peningkatan Layer-2 yang kompatibel dengan EVM untuk Binance Smart Chain dan Ethereum. Aset ini didesain untuk meningkatkan dApps yang ada dan memungkinkan pembuatan dApps generasi berikutnya dengan menyediakan scalability, penanganan data yang lebih baik, dan struktur biaya yang bisa disesuaikan. Blockchain menggunakan arsitektur unik yang disebut relational blockchain, dan juga bahasa pemrograman khusus bernama Rell.
Selengkapnya di halaman CHR →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →